REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVI di Provinsi Nusa Tenggara Barat, berbeda dibanding MTQ sebelumnya. Lukman menilai, kehadiran e-MTQ menjadi upaya Kemenag agar penyelenggaraan MTQ Nasional berjalan sehat dan tanpa kecurangan. "Semula hanya Tilawatil Quran, kini berkembang jadi tujuh lomba. "Pertama kalinya gunakan e-MTQ untuk mengikis potensi kecurangan dan keruwetan," ungkapnya. Menag juga menyampaikan, pada gelaran MTQ yang mengambil tema "Mewujudkan revolusi mental dalam pemantapan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin", terdapat terobosan baru yakni aplikasi pendaftaran peserta secara daring (online) atau e-MTQ.
Source: Republika July 30, 2016 13:30 UTC