REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, mengutuk keras bom di Gejera Oikumene, Kecamatan Loa Janan Ilir, menyebabkan seorang balita meninggal dunia dan tiga lainnya terluka. "Saya mengutuk keras ledakan bom di Gereja Oikumene apalagi korbannya anak-anak yang tidak berdosa yang tidak tahu apa-apa,'' kata Muhadjir Effendy, usai menjenguk dua korban ledakan Gereja Oikumene, di RSUD AW Syahranie Samarinda, Senin (14/11). "Kepada korban yang meninggal, saya turut berduka cita dan pada kesempatan ini saya juga menyampaikan salam dari presiden dan kepada keluarga, saya berharap diberi ketabahan. "Ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan peristiwa ini tidak boleh terulang lagi. Muhadjir meminta pihak kepolisian, TNI, Pemerintah Provinsi Kaltim serta semua elemen masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya bom di Gereja Oikumene yang menyebabkan empat balita menjadi korban, satu dinyatakan meninggal dunia.
Source: Republika November 14, 2016 04:43 UTC