Jakarta - Sebuah lagu dengan lirik yang syahdu dinyanyikan seorang wanita cantik dari tanah Dayak bernama Bawi Lamus (Sophia Latjuba). Tidak hanya Bawi Lamus yang merasa perih, kelompok binatang langka seperti burung Tingang dan Orang Utan pun berlarian sampai tertatih. Minim NarasiDalam teater Bawi Lamus, dikatakan sang sutradara Inet Leimana, penonton diajak untuk berkhayal narasi. Inet percaya bahwa lewat tarian penonton lebih mudah menangkap pesan yang akan disampaikan, dibandingkan harus menggunakan dialog yang belum tentu bisa dicerna semua pihak. Dari sisi visual Bawi Lamus memilih Jay Subyakto untuk menangani pertunjukan yang penuh simbol.
Source: Suara Pembaruan October 14, 2018 01:18 UTC