Ibnu Asakir mengingatkan tentang perumpamaan daging ulama beracun. Sepeninggalan Nabi SAW, orang-orang yang menjadi rujukan diberi gelar ulama. Yang pertama bercerita tentang ulama Bani Israil dan yang lainnya mengenai ulama kauniyah. "Saudaraku, ketahuilah bahwa daging para ulama itu beracun," kata pakar hadits sekaligus sejarawan dari Damaskus (Suriah) itu, seperti dikutip dari buku Tasawuf dan Ihsan. Apa artinya "daging ulama beracun"?
Source: Republika March 15, 2019 06:22 UTC