TEMPO.CO, Jakarta - Serikat Petani Indonesia menyebut kurangnya ketersediaan dan luas tanah menjadi salah satu kendala dalam peningkatan produksi kacang kedelai di dalam negeri. Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengatakan Kementerian Pertanian sempat menginisiasi program peningkatan produksi kedelai dalam negeri melalui proyek pajale (padi, jagung, dan kedelai) pada era Menteri Amran Sulaiman. Kementerian Pertanian sempat menargetkan produksi kedelai pada 2019 bisa mencapai 2,8 juta ton untuk memenuhi kebutuhan yang diperkirakan mencapai 4,4 juta ton. "Pada 2018 juga sama, dari target 2,2 juta ton produksi kedelai, hanya terealisasi 982.598 ton," ujar Henry dalam keterangan tertulis, Selasa, 5 Januari 2021. Namun, petani tidak mau menanam padi bersama dengan jagung atau kedelai.
Source: Koran Tempo January 06, 2021 05:26 UTC