Ada tiga orang penerjemah bahasa isyarat yang bertugas sepanjang acara debat putaran kedua tersebut. Mereka adalah Edik Widodo, Pinky, dan Sasanti Soegiarto yang berasal dari Perkumpulan Penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (Indonesian Sign Language Interpreters). Edik, Pinky, dan Santi menceritakan pengalaman mereka selama menjadi penerjemah bahasa isyarat dalam acara debat yang digelar KPU DKI. Ekspresi wajah mereka berubah-ubah tergantung apa yang mereka terjemahkan. Orang lain bilang kami konyol, enggak apa-apa itu harga yang harus kami bayar, yang penting pesannya sampai," ujar Edik.
Source: Kompas April 13, 2017 02:12 UTC