JawaPos.com – Sebuah ledakan besar telah menghantam ibu kota Lebanon, Beirut, menjelang putusan dalam persidangan atas pembunuhan mantan PM Rafik Hariri. Seperti diketahui, pengadilan PBB akan mengeluarkan putusannya dalam persidangan terhadap empat pelaku pembunuhan terhadap Hariri dengan bom mobil. Mengingat Peristiwa HaririPada pagi hari tanggal 14 Februari 2005, Rafik Hariri saat itu menjabat sebagai anggota parlemen. Hariri telah menjadi salah satu politisi Sunni paling terkenal di Lebanon dan pada saat kematiannya, bergabung dengan seruan agar Syria menarik pasukan yang telah berada di Lebanon sejak 1976 setelah dimulainya perang saudara. Setelah mengumpulkan bukti, PBB dan Lebanon membentuk Pengadilan Khusus untuk Lebanon (STL) di Den Haag pada tahun 2007 untuk menyelidiki pemboman, dan akhirnya menuduh keempat tersangka dengan terorisme, pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Source: Jawa Pos August 05, 2020 01:52 UTC