ANTARA/Sahrul Manda TikupadangTEMPO.CO, Port St Lucie—Seorang pria kulit putih warga Amerika Serikat ditangkap atas dakwaan pembakaran saat berusaha membakar sebuah toko, karena mengira sang pemilik adalah warga Arab Muslim. "Saat petugas tiba, sampah telah berada di depan toko yang masih tutup. Isinya telah dibakar dengan harapan akan memicu kebakaran di toko itu,” kata Sheriff Port St Lucie, Ken J Mascara dalam pernyataan di Facebook. Serangan ini hanya berselang sehari setelah seorang warga keturunan India tewas dibunuh di Negara Bagian South Carolina. Serangan paling mengejutkan terjadi pada akhir Februari, ketika seorang insyur India tewas dan dua lainnya terluka ketika seorang pria kulit putih menembak mereka di sebuah bar di Kansas.
Source: Koran Tempo March 13, 2017 01:52 UTC