REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Matematika, kedokteran, dan astronomi menjadi disiplin ilmu yang paling berkembang pada masa kekhalifahan Turki Utsmani. Bakat Ali al-Qushji di kedua bidang tadi terasah berkat jasa ahli astronomi, Ulugh Beg (1394–1449). Saat masih muda dan tinggal di Samarkand, al-Qushji berguru tentang pengembangan fisika astronomi dan filsafat alam. Hal ini setidaknya tergambar dari keberadaan dua tempat pengamatan benda angkasa, yakni Observatorium Samarkand dan Observatorium Istanbul. Gerakan ini membuat Kota Samarkand menjadi pusat perkembangan budaya Islam serta ilmu pengetahuan kala itu.
Source: Republika May 01, 2017 21:33 UTC