Ia mengatakan, "Jika benar warga Jakarta rasional, seharusnya Ahok minimal mengantongi 70 persen suara sesuai dengan proporsi warga yang puas terhadap kinerjanya." Kepuasan danelektabilitas pada segmen pemilih rasional secara otomatis akan selalu berbanding lurus. Artinya, belum tentu 30 persen yang, menurut Burhan, seharusnya masuk ke dalam kelompok rasional alias pendukung petahana adalah pemilih irasional. Sebenarnya, siapakah yang tidak rasional? Selain Basuki-Djarot, tidak ada kandidat yang sudah bekerja untuk Jakarta.
Source: Koran Tempo February 26, 2017 18:24 UTC