batampos – Sejumlah permasalahan dihadapi jemaah haji Indonesia saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Karenanya, Menag menyampaikan sejumlah masalah yang muncul kepada Menhaj Saudi,” terang Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Makkah, Minggu (2/7). Menurut Menag, sebagai langkah awal, Kementrian Haji dan Umrah menyerahkan sejumlah dokumen persiapan kepada kantor urusan haji (KUH) negara-negara pengirim jemaah haji. Kementerian Haji dan Umrah akan menyerahkan dokumen lebih awal agar persiapan penyelenggaraan haji 1445 Hijriyah juga bisa dilakukan lebih awal. Kami akan berkoordinasi dengan Komisi VIII DPR RI dan BPKH guna membahas bersama langkah percepatan persiapan haji tahun depan,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos July 03, 2023 08:18 UTC