Kamis, 12 Januari 2017 | 11:39 WIBAmar, kembaran mendiang Amirullah Aditya Putra, berbincang dengan Menteri Perhubungan Budi Karya di rumah duka di Warakas, Jakarta Utara, 11 Januari 2017. TEMPO/Maria FransiscaTEMPO.CO, Jakarta - Kekerasan di STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) yang menewaskan Amirullah Adityas Putra membuat Menteri Perhubungan Budi Karya prihatin. Taruna di STIP, kata Menhub, seharusnya merupakan siswa yang beradab dan memiliki kepandaian yang baik, bukan sebaliknya yang justru menjadi manusia yang merugikan. Selain itu, Menhub meminta agar pengelola dan pengajar STIP bersama-sama ikut mengawasi dan menerapkan regulasi agar kejadian serupa tak terus berulang. Budi berharap lulusan STIP, yang berada di bawah kementeriannya, bisa menjadi manusia yang beradab dan berakal sehat sehingga berguna bagi nusa dan bangsa.
Source: Koran Tempo January 12, 2017 04:36 UTC