Para pekerja membersihkan puing-puing dari bangunan bersejarah yang hancur akibat ledakan di Beirut, Lebanon, 13 Agustus 2020. Sebanyak 70 dari 601 bangunan bersejarah yang hancur dapat roboh jika tidak segera direstorasi. Xinhua/Bilal JawichTEMPO.CO, Beirut – Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan rakyat Lebanon menjadi satu-satunya pihak yang seharusnya memutuskan soal terbentuknya pemerintahan baru pasca ledakan di Beirut. Zarif juga menawarkan bantuan bagi rakyat Lebanon untuk memperbaiki kondisi bangunan dan rumah yang rusak karena ledakan di Beirut. “Perusahaan swasta dan pemerintah Iran siap membantu Lebanon dengan rekonstruksi pasca ledakan di Beirut,” kata Zarif seperti dilansir Reuters pada Jumat, 14 Agustus 2020.
Source: Koran Tempo August 14, 2020 15:56 UTC