REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menolak dilakukan rapat konsultasi dengan Panitia Khusus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fahri justru berterimakasih dengan sikap presiden yang menolak bertemu dengan Pansus dengan alasan, karena menunggu proses Pansus Angket yang sedang berjalan di DPR. Fahri pun menganggap pernyataan tersebut menjadi sinyal dukungan dari presiden yang begitu kuat kepada Pansus Angket DPR kepada KPK. Ia menambahkan, dengan sinyal dukungan itu maka Pansus Angket DPR harus membuka apa yang sedang terjadi. Wakil Ketua DPR lainnya Fadli Zon mengatakan hingga saat ini pimpinan DPR melalui badan musyawarah memang belum membahas surat permintaan konsultasi Pansus Angket dengan Presiden Jokowi.
Source: Republika September 22, 2017 07:30 UTC