JawaPos.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sebenarnya dirinya tidak menyukai kebijakan importasi pangan. Syahrul juga merasa dipersalahkan ketika ada kebijakan importasi pangan, meskipun bukan kementeriannya yang memutuskan. Meski mengaku kepayahan lantaran sering jadi sasaran demo, Syahrul menegaskan, dirinya tidak bermaksud menyalahkan kementerian lain yang memutuskan kebijakan importasi pangan. Sejauh ini, kebijakan importasi yang besar, yang dikeluarkan Kementan, hanyalah untuk komoditas bawang putih dan daging sapi. “Ada kah (komoditas pangan) lain yang masuk?
Source: Jawa Pos November 30, 2020 14:03 UTC