Menteri Olimpiade itu mengeluarkan pernyataan yang dianggap menyakiti korban gempa. REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Menteri Olimpiade Jepang Yoshitaka Sakurada, mengundurkan diri setahun jelang Olimpiade dan Paralimpiade 2020 di Tokyo, setelah ia mengeluarkan pernyataan kontroversial yang dianggap menyakiti korban gempa bumi dan tsunami 2011. "Sudah menjadi kebijakan pemerintahan kami melakukan segalanya agar pemulihan pascabencana berjalan sembari tetap menjaga perasaan warga area terdampak. Sebelumnya, dalam sebuah pesta yang digelar sesama anggota legislatif Hinako Takahashi, Sakurada melontarkan pujian yang malah menjadi bumerang. Pada pertengahan Maret 2019, Ketua Komite Olimpiade Jepang (JOC) Tsunekazu Takeda juga mengundurkan diri karena tengah diselidiki atas dugaan korupsi.
Source: Republika April 10, 2019 21:45 UTC