Senin, 13 Februari 2017 | 10:27 WIBSeorang pilot membuat pernyataan tentang perceraiannya dan pemilihan presiden pada penerbangan United Airlines dari Austin ke San Francisco, 11 Februari 2017. cbsnews.comTEMPO.CO, Austin —Seorang pilot perempuan dari maskapai United Airlines diturunkan paksa dari pesawat yang akan bertolak dari bandara internasional Austin, Texas karena meracau soal politik Amerika Serikat dan perceraiannya. Baca: Pemimpin Hizbullah Sebut Trump Pemimpin 'ÂÂIdiot'Keanehan sang pilot sudah dideteksi oleh penumpang ketika ia menaiki pesawat dengan pakain biasa. Kekhawatiran penumpang semakin bertambah ketika sang pilot meminta maaf karena ia baru saja mengalami perceraian yang buruk. Namun ketakutan penumpang mencapai puncaknya, ketika sang pilot memaki Presiden Donald Trump dan rivalnya dalam pemilu presiden, Hillary Clinton. Saya meninggalkan pesawat @united 455 karena pilot menunjukkan ia tidak cukup waras untuk menerbangkan pesawat,” demikian kicau Reiss.
Source: Koran Tempo February 13, 2017 03:22 UTC