KOMPAS.com - Selain pandemi global Covid-19 dan era digital, tantangan mewujudkan Merdeka Belajar secara nyata datang dari bagaimana merawat kebinekaan di lingkungan sekolah. Anindito Aditomo, Kepala Balitbang dan Perbukuan Kemendikbud Ristek mengungkapkan, iklim sekolah, termasuk mewujudkan semangat mencintai kebinekaan menjadi prakondisi yang mendukung anak dalam pembelajaran. "Kalau mereka merasa didiskriminasi, tidak diterima, ya tentu saja akan sulit untuk terjadi pembelajaran di sekolah," lanjut Anindito dalam webinar "Merawat Kebinekaan lewat Survei Lingkungan Sekolah" (5/8/2021). Itulah yang mendorong Kemendikbud Ristek menginisiasi lahirnya Pelajar Pancasila sebagai implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan mandat Presiden Joko Widodo. Baca juga: Ini Syarat dan Cara Daftar Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Kemendikbud RistekOptimisme senada juga dilontarkan Anindito, "saya percaya sekali kebanyakan guru, kebanyakan kepala sekolah, kebanyakan siswa kita adalah orang orang yang toleran.
Source: Kompas August 09, 2021 08:15 UTC