Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global, pemerintah melalui menteri keuangan Sri Mulyani tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen-5,6 persen telah terukur. Ia mengatakan, kondisi tersebut diketahui saat melakukan pertemuan antar Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Negara G20 di Jepang beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah terus melakukan peningkatan kewaspadaan menghadapi ketidakpastian global yang meningkat dan memperbaiki daya kompetisi dan produktivitas ekonomi Indonesia melalui kebijakan investasi. “Reformasi struktural dan kebijakan ekonomi untuk memacu investasi dan ekspor akan menjadi perhatian utama,” tuturnya. Untuk itu, pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif dan berkualitas sehingga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan.
Source: Jawa Pos June 12, 2019 00:56 UTC