Perlambatan pertumbuhan ekonomi tentu berdampak kepada bisnis perbankan, khususnya di sektor pinjaman dan simpanan yang berimplikasi pada performa perusahaan. Meski kondisi perekonomian Indonesia tengah mengalami kontraksi, namun Bank Kalsel berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik hingga Kuartal III tahun 2020. Agus memaparkan, hingga Kuartal III 2020 angka kredit Bank Kalsel mencapai 102,25 persen dari target Rencana Bisnis Bank (RBB) September 2020 dan tumbuh 6,61 persen jika dibandingkan dengan Desember 2019 (year to date). Hal tersebut berpengaruh baik ke pencapaian laba, dimana laba Bank Kalsel pada Kuartal III 2020 mencapai sebesar 155,04 persen dari target RBB September 2020 dan tumbuh 15,68 persen jika dibandingkan dengan Desember 2019 (year to date). “Hasil positif yang dicatat oleh perusahaan hingga kuartal III tahun 2020 menunjukkan kerja keras seluruh karyawan.
Source: Jawa Pos November 05, 2020 12:48 UTC