TEMPO.CO, Jakarta - Militer Rusia sedang mengembangkan meriam elektromagnetik (EMP) atau Electromagnetic Railgun yang bisa menghancurkan target dari jarak 10 kilometer, menurut dua sumber pertahanan Rusia kepada kantor berita TASS. Penembakan meriam EMP terbaru terjadi pada musim semi ini. Tidak disebutkan di mana uji coba meriam EMP dilakukan. Meriam EMP menghasilkan sinar elektromagnetik frekuensi tinggi, memanaskan target ke suhu kritis dalam sepersekian detik. Meriam EMP tidak cocok untuk pesawat berawak, karena sinyal EMP tingkat tinggi dapat berbahaya bagi pilot.
Source: Koran Tempo July 10, 2020 22:52 UTC