JawaPos.com – Harga minyak turun lebih dari USD 2 pada akhir perdagangan, Selasa (8/11) di tengah kekhawatiran menurunnya permintaan bahan bakar karena wabah Covid-19 memburuk di Tiongkok dan kegelisahan tentang hasil pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS). Melansir Reuters, harga minyak Brent berjangka untuk pengiriman Januari turun USD 2,56 menjadi USD 95,36 per barel, turun 2,6 persen. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) turun USD 2,88, atau 3,14 persen menjadi USD 88,91 per barel. “Pasar hari ini skeptis soal pemilihan paruh waktu dan menunggu untuk melihat hasilnya,” kata direktur energi berjangka Mizuho, Bob Yawger di New York. “Meningkatnya kasus Covid di Tiongkok ada di radar sebagian besar pedagang karena berita penguncian atau lockdown terus berlanjut,” kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial.
Source: Jawa Pos November 09, 2022 04:35 UTC