”Bentuknya sekilas hampir sama dengan spy cam yang dijual di online shop,” kata Rahman. Menurut dia, kliennya semakin yakin dua perangkat itu spy cam saat disentuh. Rahman menjelaskan, pihaknya sudah menunjukkan foto pulpen dan kamera yang diduga sebagai spy cam kepada petugas. Kanitjatanras Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra mengatakan, penyidik belum menerbitkan LP karena alat bukti yang dibawa kurang kuat. Jika memang alat bukti yang diperlukan sudah ada, penyidik akan memulai penyelidikan.
Source: Jawa Pos October 24, 2020 05:48 UTC