Selain tantangan memberantas korupsi, ketua MA yang baru juga akan berhadapan dengan beberapa masalah kelembagaan. "Jangan sampai ketua MA yang terpilih nanti justru menambah masalah-masalah baru yang membuat lembaga peradilan semakin tidak dipercaya. Menurut dia, pergantian orang nomor satu di MA menjadi momen penting untuk reformasi hukum di Indonesia. Jika mentok di pengadilan negeri dan pengadilan tinggi, upaya terakhir ada di MA. Alumnus Fakultas Hukum UGM itu mengatakan, jika ketua MA terpilih mempunyai komitmen tinggi dalam reformasi hukum dan visioner, wajah peradilan akan berubah.
Source: Jawa Pos February 12, 2017 01:07 UTC