REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan sandera terlama Al-Qaeda, Stephen McGowan, kembali menceritakan pengalamannya saat berada di gurun selaku menjadi tawanan kelompok tersebut. Menurutnya, rekor enam tahun disandera sebagai tawanan kelompok tersebut adalah layaknya waktu-waktu di neraka. Namun, seiring waktu berjalan, McGowan yang selalu mendapat berbagai perlakuan, mengaku harus banyak belajar dari mereka. Selain untuk beradaptasi tinggal di gurun, hal itu juga menurutnya bisa berguna untuk hal lainnya.'' Pada awalnya, saat ditawan oleh Al-Qaeda, McGowan mengaku tak bisa melakukan apa pun.
Source: Republika May 02, 2021 21:45 UTC