Jawapos.com - Musim dingin yang melanda negeri tirai bambu, membuat harga batu bara acuan (HBA) terus melesat. "Kenaikan harga batubara ini dipicu tingginya permintaan dari negara Tiongkok untuk musim dingin, juga terhambatnya produksi dan pengiriman batubara karena cuaca di negara tersebut," tulis situs ESDM yang dikutip JawaPos.com, Kamis (8/2) . Adapun, pengawasan dan pembatasan produksi yang ketat dari pemerintah Indonesia juga cukup memengaruhi pasokan batubara dunia di samping permintaan dari negara Jepang dan Korea yang juga meningkat di musim dingin ini. Saat ini, Kementerian ESDM sedang memfasilitasi perumusan formula baru harga batubara untuk kebutuhan dalam negeri (DMO) yang melibatkan PT PLN dan kalangan industri batu bara dalam negeri. Data Kementerian ESDM menunjukkan HBA bulan Januari sebesar USD 95,54 per ton, naik dibanding bulan sebelumnya yang berada pada level USD 94,04 per ton.
Source: Jawa Pos February 08, 2018 02:27 UTC