REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Anggota parlemen dari negara bagian Victoria (Australia) Khalil Eideh ditolak masuk ke Amerika Serkat dalam kunjungan yang dimaksudkan untuk melakukann studi banding. Anggota majelis tinggi di Victoria merupakan politisi Australia kelahiran Lebanon, dan merupakan bagian dari anggota parlemen yang sedang mengakji efektivitas peraturan mengenai narkoba di Eropa dan Amerika Utara. Khalil dan anggota parlemen lainnya memiliki visa resmi untuk kunjungan ini, sehingga tidak jelas mengapa dia tidak diizinkan masuk ke sana. Khalil yang beragama Islam ini masih berada di Kanada, dan akan kembali ke Australia dalam waktu dekat. "Penting untuk diketahui bahwa pengunjung yang sudah memiliki visa tidaklah menjamin akan bisa masuk ke Amerika Serikat," katanya.
Source: Republika July 28, 2017 12:56 UTC