Xinhua/Bilal JawichTEMPO.CO, Jakarta - Parlemen Lebanon menjamin mundurnya Perdana Menteri Mustapha Adib tidak akan mengganggu rencana reformasi pemerintahan. Ketua Parlemen Lebanon Nabib Berri berkata, rencana reformasi pemerintahan Lebanon juga akan tetap mengikuti rancangan Inisiatif Prancis. Diberitakan sebelumnya, PM Lebanon Mustapha Adib memutuskan untuk mundur karena merasa gagal memenuhi tanggung jawabnya mereformasi pemerintahan Lebanon. Kegagalan Mustapha Adib tak lepas dari keinginannya untuk menciptakan pemerintahan yang berisi teknokrat dan ahli. Hingga berita ini ditulis, Prancis belum mengeluarkan pernyataan apapun soal mundurnya Mustapha Adib ataupun kelanjutan Inisiatif Prancis.
Source: Koran Tempo September 26, 2020 11:15 UTC