REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Komnas Pendidikan Andreas Tambah mengatakan mutu pendidikan memang turun sejak penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi Covid-19. Kendati demikian, ia tidak menyarankan kegiatan tatap muka dilakukan, kecuali kondisi pandemi sudah aman. Lebih baik bersabar melakukan kegiatan tatap muka,” ujar dia saat dikonfirmasi, Ahad (15/11). Ia mengatakan pembelajaran tatap muka harus mempertimbangkan angka Covid-19 di wilayah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah mendorong pemerintah agar menerapkan sekolah tatap muka dan melengkapi fasilitas kesehatan di sekolah.
Source: Republika November 15, 2020 06:11 UTC