Meski ASEAN Leaders Meeting telah digelar untuk mendesak penyelesaian krisis Myanmar, kekerasan oleh junta militer tetap saja berlanjut di negeri seribu pagoda itu. Selang beberapa hari setelah ASEAN Leaders Meeting di Jakarta, Min Aung Hlaing tak punya komitmen jelas untuk mewujudkan lima poin konsensus. Pemimpin junta Myanmar Jenderal Senior Min Aung Hlaing, yang menggulingkan pemerintah terpilih dalam kudeta pada 1 Februari, memimpin parade militer pada Hari Angkatan Bersenjata di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2021. Bagi NUG, selama ASEAN tidak memiliki rencana solid untuk mengakhiri krisis Myanmar dan melibatkan warga, maka sulit untuk mempercayai mereka. Total, ada 15 project atau investasi yang disetujui Komisi Investasi Myanmar.
Source: Koran Tempo June 08, 2021 10:30 UTC