TEMPO.CO, Jakarta - Spesies kumbang baru diberikan nama yang terinspirasi dari aktivis cilik Greta Thunberg, karena kontribusinya yang luar biasa untuk meningkatkan kesadaran akan perubahan iklim. Namun, antena kumbang ini memiliki antena panjang di kepalanya yang menyerupai kuncir seperti rambut Thunberg saat kampanye. Para ahli di Natural History Museum di London memilih memberikan nama kumbang itu Greta untuk menghormati karyanya yang sangat mengesankan. Darby mengatakan dia memilih nama, yang mencakup sufiks 'gretae', untuk mengakui kontribusi Thunberg untuk meningkatkan kesadaran akan masalah lingkungan. Sementara Greta Thunberg dinominasikan untuk mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian pada 2019, yang kemudian diberikan kepada Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed.
Source: Koran Tempo October 28, 2019 09:45 UTC