Menurut Agung, adanya munaslub ini untuk mencari pengganti Setya Novanto dari jabatan ketua umum Partai Golkar. "Ini adalah keadaan darurat dan ini adalah sangat memaksa penyelamatan langkah konkret," ujar Agung di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (8/12). Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) ini menambahkan, munaslub ini dilakukan lantaran mayoritas DPD I Partai Golkar menginginkannya. "Ini tujuannya untuk menyelamatkan Partai Golkar, ini juga permintaan lebih dari 2/3 DPD I, ini sehingga dijadikan dasar munaslub," paparnya. Ditambahkan Agung, pihaknya juga merekomendasikan untuk DPP Partai Golkar pada Senin 11 Desember 2017 nanti untuk menyelenggarakan rapat pleno untuk membahas munaslub.
Source: Jawa Pos December 08, 2017 11:26 UTC