Begitu pula yang dialami Abah Hendar, penjaga palang pintu perlintasan kereta api Bulak Kapal. Sehari-hari ia mengenakan topi anyam petani yang bertuliskan relawan palang pintu Abah Hendar. Lalu jaga palang pintu. Hendar kebagian jaga palang jam 12 siang. Karena usianya yang sudah tua, Hendar memilih untuk jaga palang di siang hari.
Source: Republika July 19, 2020 08:48 UTC