Alexei Navalny meyakini pihak berwenang Rusia menganggap dirinya sebagai ancamanREPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pengkritik Kremlin, Alexei Navalny, meyakini badan intelijen Rusia telah meracuninya dengan agen saraf Novichok karena pihak berwenang melihat dia sebagai ancaman menjelang pemilihan parlemen tahun depan. Dokter Jerman mengatakan dia diracun dengan agen saraf Novichok. Kremlin telah menolak dugaan apa pun bahwa Putin atau pihak berwenang Rusia bertanggung jawab atas kondisi Navalny. Navalny mengatakan dia menjalani terapi fisik, tetapi kesehatannya meningkat secara signifikan dan para dokter terkejut bahwa dia cepat sembuh. Pemilihan parlemen Rusia dijadwalkan pada September 2021, meskipun beberapa laporan media mengatakan bahwa pemilihan itu mungkin dimajukan ke musim semi tahun itu.
Source: Republika October 06, 2020 12:11 UTC