JawaPos.com – Angka pertambahan kasus positif Covid-19 naik drastis dalam 2 hari terakhir dengan angka lebih dari 1.000 kasus. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan banyak orang di tengah kebijakan new normal yang diberlakukan pemerintah. Lantas, mengapa pemerintah tetap mendorong pelaksanaan new normal dengan meminta masyarakat mengadaptasi kebiasaan baru serta tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan? Masalahnya, jika masyarakat menganggap new normal sebagai euforia kebebasan dan beraktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan, maka kasus akan semakin naik. Sudah bisa makan di tempat, mal sudah akan dibuka, dan jika tak mematuhi protokol kesehatan.
Source: Jawa Pos June 10, 2020 22:30 UTC