REPUBLIKA.CO.ID,MATARAM -- Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin mengajak jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan kepada masyarakat di NTB. Salah satu yang menjadi sorotan terkait praktik-praktik rentenir dan investasi bodong yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. "Ini agar pertumbuhan ekonomi NTB yang sudah baik tidak terganggu praktik investasi bodong yang merugikan masyarakat, maka program-program pencegahan OJK menjadi perlu untuk dilaksanakan. Hal ini merupakan tantangan bagi jajaran OJK," ujar Amin usai serah terima jabatan Kepala OJK Provinsi NTB di Hotel Grand Legi, Mataram, NTB, Kamis (14/9). Amin juga menyampaikan terimakasihnya kepada Kepala OJK NTB yang lama, Yusri, atas dedikasi selama lima tahun bertugas di NTB, dan berharap torehan baik yang dilakukan Yusri mampu dilanjutkan Kepala OJK NTB yang baru, Farid Faletehan.
Source: Republika September 14, 2017 19:07 UTC