Rendahnya literasi masyarakat membuat pelaku investasi bodong terus beroperasiREPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen menyebut para pelaku penipuan investasi atau investasi bodong sebagai teroris ekonomi di Indonesia. Karena pelaku penipuan investasi ini banyak mengorbankan masyarakat kecil. Menurut dia, para penyedia investasi bodong hingga saat ini masih terus beroperasi karena literasi masyarakat mengenai investasi masih rendah. OJK, kata dia, siap terus memerangi pelaku penipuan investasi melalui berbagai cara di antaranya dengan membentuk Satgas Waspada Investasi. Masyarakat, tambahnya, dapat mengenali investasi bodong dengan mengecek langsung daftar entitas investasi yang legal di website OJK.
Source: Republika October 15, 2019 18:22 UTC