REPUBLIKA.CO.ID, GENEWA -- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (29/9), sepakat membantuk tim pencari fakta untuk perang Yaman. Tim tersebut akan memeriksa semua pelanggaran hak asasi manusia. Tim tersebut nantinya akan beranggotakan para ahli dalam pelbagai bidang. Mereka akan membuat laporan seputar perang Yaman dan mengidentifikasi siapa dalang tersebut. Dalam kompromi menit-menit terakhir yang dilakukan antara negara-negara Barat dan negara-negara Arab, Dewan Hak Asasi Manusia PBB akhirnya dapat mengambil keputusan tanpa voting.
Source: Republika September 30, 2017 20:48 UTC