PBNU menilai aksi penembakan brutal tersebut jauh dari akal sehat. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua masjid di Deans Ave dan Linwood, Christchurch, Selandia Baru, menjadi sasaran penembakan brutal yang dilakukan sejumlah orang, Jumat (15/3). Terkait itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengutuk keras aksi penembakan tersebut. Karena itu, pihak kepolisian setempat tidak menyebut aksi penembakan di dua masjid itu sebagai serangan teroris. Aksi penembakan di dua masjid di Christchurch terjadi saat umat Muslim di sana menunaikan shalat Jumat.
Source: Republika March 15, 2019 07:30 UTC