Ahok mengatakan hal itu menanggapi kabar yang menyebutkan PDIP segera mendeklarasikan nama pasangan calon yang akan diusung. Saat itu, PDIP menentukan nama pasangan calonnya mendekati batas akhir penutupan masa pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur. Saat itu, Ahok mengaku terkejut atas keputusan mendadak tersebut. Sebelumnya, Ahok menjelaskan yang meneleponnya adalah Tjahjo Kumolo yang saat itu menjabat Sekretaris Jenderal DPP PDIP. Apalagi saat itu, Partai Gerindra yang berkoalisi dengan PDIP menyatakan Jokowi berduet dengan Deddy Mizwar.
Source: Koran Tempo August 15, 2016 05:08 UTC