REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilkada Kota Yogyakarta bagi PDI Perjuangan ditempatkan sebagai ritual kebudayaan untuk memperkuat Jogja sebagai sumber kebudayaan. "Dalam tradisi kebudayaan yang mencerminkan bagaimana Pancasila hidup mengakar dalam keseharian masyarakat Yogja yang dikenal sangat toleran, dan bergotong royong, maka pasangan Imam-Fadli harus mampu menggelorakan Yogja sebagai pusat kebudayaan dan sekaligus kota yang merekam jejak sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa. Bahkan saya sendiri lahir di Yogja, karena itulah kembangkan seluruh perspektif kebudayaan di kota pendidikan tersebut,” pesan Megawati sebagaimana ditirukan oleh Hasto Kristiyanto. Upaya menjadikan Yogyakarta sebagai sumber kebudayaan harus memperhatikan aspek kontinuitas dan kreativitas budaya. Hasto sendiri menegaskan komitmen PDI Perjuangan untuk menjadikan kota Yogja berdiri kokoh menjadi kota yang berkepribadian.
Source: Republika October 02, 2016 02:15 UTC