REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengimbau PDIP dan Partai Demokrat menahan diri seraya sama-sama memastikan bahwa kader kedua partai tidak terlibat praktik korupsi dan bukan justru saling menuduh bahwa partai lain adalah partai yang paling korup. Himbauan tersebut terkait dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang disampaikan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto segera setelah diungkapkannya dugaan keterlibatan sejumlah tokoh partai politik dalam aliran dana megakorupsi e-KTP dalam pengadilan Setya Novanto. Juru Bicara PSI Dini Shanti Purwono mengatakan PDIP dan Partai Demokrat adalah dua partai besar yang perilakunya menjadi rujukan jutaan rakyat Indonesia. Menurut Dini, perseteruan PDIP dan Partai Demokrat secara terbuka juga bisa meningkatkan ketidakpercayaan publik pada partai politik dan DPR, yang pada dasarnya adalah dua kekuatan vital dalam demokrasi Indonesia. "PSI menyerukan seluruh elemen bangsa untuk memerangi korupsi secara kolektif dengan meninggalkan sekat sekat politik yang ada," ujarnya.
Source: Republika March 23, 2018 18:33 UTC