Perdana Menteri Australia Scott Morrison berbicara selama konferensi pers bersama yang diadakan dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern di Admiralty House di Sydney, Australia, 28 Februari 2020. [REUTERS / Loren Elliott / File Foto]TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, membuat pernyataan mengejutkan. Morrison tidak hanya menyangkal sejarah perbudakan di Australia, namun juga mengkritik gerakan menurunkan patung-patung yang dirasa rasis atau terkait perbudakan. Dari sekian banyak patung di Australia, salah satu yang hendak diturunkan karena berkaitan dengan rasialisme atau perbudakan adalah patung Edmund Barton. Selain itu, keberadaan patung-patung yang berkaitan dengan sejarah perbudakan atau rasialisme pun dipermasalahkan hingga mendorong penurunannya di berbagai tempat.
Source: Koran Tempo June 11, 2020 09:56 UTC