"Saya pun akan mencoba meyakinkan warga Inggris yang tinggal di negara-negara Eropa dan warga Eropa yang menetap di Inggris, bahwa tidak ada perubahan mendadak terkait dengan hasil referendum ini," ungkap dia. LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Inggris David Cameron, Jumat (24/6/2016), mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, setelah referendum menghasilkan keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa. Cameron mengatakan, penggantinya harus mendorong proses formal terkait keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa. Pilihan yang didasari mayoritas suara dari warga Inggris Raya itu bertentangan dengan apa yang selama ini dikampanyekan Cameroon, agar Inggris tetap berada di dalam pakta ekonomi tersebut. Didampingi sang Istri Samantha, Cameron mengatakan dia telah berjuang untuk mempertahankan agar Inggris tetap berada di dalam Uni Eropa.
Source: Kompas June 24, 2016 08:35 UTC