TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern menegaskan penembakan di 2 masjid di kota Christchurch merupakan serangan teroris yang dirancang dengan rapi. Menurut Ardern, serangan teroris terhadap umat Muslim yang sedang salat Jumat merupakan salah satu sejarah paling hitam bagi Selandia Baru. Ardern yang mengenakan kerudung hitam dalam konferensi pers juga berbicara kepada sejumlah anggota komunitas Muslim Christchurch. Setelah bertemu komunitas Muslim di Christchurch, Ardern dijadwalkan bertemu para korban di rumah sakit. Baca: Pelaku Penembakan di Selandia Baru Terancam Hukuman Seumur HidupPerdana Menteri Selandia Baru ini memastikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pemerintah Australia dalam menangani kasus serangan teroris Brenton Tarrant yang menewaskan 49 orang dan melukai puluhan orang.
Source: Koran Tempo March 16, 2019 07:18 UTC