JawaPos.com - Mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN)/PNS pada acara partai politik bertemakan 'Aksi Kebangsaan Indonesia' di Bundaran Hotel Indonesia kemarin, Minggu (4/12) menuai kritik. Wakil Ketua Komisi II DPR Almuzzammil Yusuf mengaku mendapatkan salinan elektronik surat dari beberapa kemenerian tertanda untuk ASN. "Jika dugaan itu (surat) benar, maka kita jadi teringat era Orde Baru. Semua PNS dimobilisasi untuk mendukung kegiatan politik partai pendukung pemerintah,” tegas Almuzzammil dalam keterangannya, Senin (12/4). Karena itu, dia meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ombudsman dan Kemenpan-RB mengklarifikasi dan memeriksa pimpinan ASN yang mengeluarkan surat perintah tersebut.
Source: Jawa Pos December 05, 2016 01:21 UTC