REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad menanggapi maraknya kerajaan-kerajaan fiktif di tengah masyarakat. Dia mengatakan, munculnya fenomena tersebut berkaitan dengan penyakit sosial dikarenakan tidak adanya keseimbangan dalam masyarakat. "Termasuk kerajaan fiktif adalah penyakit sosial. PP Muhammadiyah, ujar dia, mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan bersabar jangan sampai mengadakan tindakan melanggar hukum"Kepada pemerintah sebaiknya lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan keadilan sosial. Sebelumnya, keberadaan "Keraton Agung Sejagat" di Purworejo, Jawa Tengah, telah membuat geger publik hingga berujung pada penetapan tersangka Totok Santosa dan Fanni Aminadia.
Source: Republika January 19, 2020 08:48 UTC