Tercatat, defisit neraca transaksi berjalan Indonesia mengalami situasi parah pada 2018. Defisit transaksi berjalan Indonesia pada tahun lalu merupakan yang terbesar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bank Indonesia (BI) memprediksi neraca transaksi berjalan 2019 tetap defisit di kisaran 2,5-3 persen dari PDB lantaran lesunya ekspor. Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto memandang kalau saat ini defisit neraca transaksi berjalan masih relatif terkendali. Yang patut dipertimbangkan, kata dia, ialah defisit neraca transaksi berjalan kadang tak menimbulkan gejolak saat kondisi dunia internasional sedang stabil.
Source: Republika October 26, 2019 00:45 UTC