TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Perempuan Imam Nahe'i turut mengomentari sikap Partai Solidaritas Indonesia atau PSI yang melarang praktik poligami di Indonesia. Baca: PSI: Poligami Lebih Banyak Mudarat Ketimbang Manfaat"Bagi kami, Komnas Perempuan, poligami adalah kekerasan terhadap perempuan," ucap Imam dalam acara diskusi Perempuan dan Politik; 'Bisakah Poligami di Indonesia Dilarang?" Baca: Komnas Perempuan: Yang Sebut Poligami Sunnah Nodai IslamImam menyebut, pelaku poligami bisa dikenakan pidana. Sikap PSI yang anti poligami itu pertama kali diutarakan kepada publik oleh Ketua Umum PSI Grace Natalie. Selain itu, PSI juga bermaksud merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, terutama yang mengizinkan praktik poligami.
Source: Koran Tempo December 15, 2018 23:26 UTC