Tempo/Adam PrirezaTEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia DPRD DKI Jakarta menilai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021, dikerjakan secara tidak serius. Prosesnya dianggap paralel dan tumpang tindih dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan tahun 2020, sehingga waktu yang tersedia sangat sempit. Salah satu akibatnya adalah durasi pembahasan KUA PPAS APBD tahun 2021 di tingkat komisi pembahasannya dipercepat hanya dua hari. Ia menilai waktunya sangat singkat untuk membahas belasan ribu anggaran di rencana anggaran 2020. "Jangan sampai angka-angka sudah dimasak diam-diam di belakang layar oleh segelintir oknum, lalu rapat pembahasan ternyata hanya formalitas dan basa-basi."
Source: Koran Tempo November 04, 2020 02:37 UTC